BANJARMASIN - Seorang sopir berusia 68 tahun ditemukan meregang nyawa di atas kapal KM Dharma Kencana III saat berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (09/1/2015).

Kakek tersebut diketahui bernama Ansari yang bekerja untuk perusahaan angkutan barang Mulia Cargo di Provinsi Jawa Timur.

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin AKP Sony L Gaol mengungkapkan, sesaat setelah kapal angkat sauh di Pelabuhan Tanjung Perak, korban mengeluh sakit perut dan dada kepada rekan-rekan sopirnya.

“Untuk sementara ini berdasarkan pemeriksaan, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” cetus Sony, Senin (11/1/2015).

Sebelum meninggal, korban sebetulnya telah mendapat perawatan medis di atas kapal. Namun tindakan tersebut terlambat dan tidak cukup untuk menyelamatkan nyawa Ansari.

“Meninggalnya korban di dalam kapal tujuan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin itu karena sakit dan korban sempat mendapatkan perawatan medis, dan saat meninggal disaksikan para rekannya,” tutur Wakasat Reskrim.

Rekan korban Joko saat berada di Kamar mayat RSUD Ullin Banjarmasin, mengatakan korban menghembuskan nafas terakhirnya saat berada di Muara Banjar.

“Saya dan beberapa rekan lain sesama sopir sempat menyaksikan Ansari  melepaskan umurnya,” ujarnya. (ANT/B-12)