SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Terbentuknya Desa Sadar Toleransi di Kabupaten Sukamara diharapkan memperkokoh masyarakat dalam menjaga kerukunan umat beragama di Bumi Gawi Barinjam.

"Dengan ditetapkannya Desa Jihing sebagai Desa Sadar Toleransi, semoga terciptanya kerukunan antar umat beragama yang baik, saling menghargai, menghormati budaya lokal, dengan begitu akan menjadikan situasi aman, nyaman dan damai di Kabupaten Sukamara," harap Bupati Sukamara, Windu Subagio, Minggu, 3 Juli 2022.

Dia meminta masyarakat Kabupaten Sukamara dapat memperkokoh menjaga kerukunan umat beragama di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang dengan mudah dan cepat dalam menyebar berita dari berbagai media.

"Hal ini tentunya sangat bermanfaat jika masyarakat menggunakannya dengan bijak, akan tetapi jika tidak mampu untuk memfilter isu-isu berita hoax, maka persatuan kita akan mudah terpecah belah," ujarnya.

"Oleh karena itu, saya mengajak kepada semua masyarakat untuk meningkatkan rasa toleransi kita, rasa mencintai kepada sesama umat beragama," ucap Windu.

--page

Bupati menambahkansebagai orang berbangsa dan berbhineka tungal ika, harus menciptakan hidup bertoleransi dan tidak membeda-bedakan suku dan agama, demi terciptanya rukun dan damai. (NORHASANAH/B-6)