TAMAN di lingkungan Kantor Pemerintahan Daerah (Pemda) Barut di Jl A Yani, Muara Teweh, sering disalahgunakan sebagai ajang negatif para remaja, seperti tempat pacaran dan pesta minuman keras (miras).

Untuk mengatasi masalah itu, saran anggota DPRD Barut Mustafa Joyo Muchtar, perlu adanya penambahan personel keamanan.

“Banyak laporan warga mengatakan sering menemukan botol miras di sana. Bahkan, pula pernah ditemukan kondom bekas pakai. Ini sangat perlu ada pengawasan di lokasi taman, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ingat Mustofa, Senin (11/1/2016).

Selain menambahan petugas keamanan, Mustofa, juga menyarankan perlu adanya penerangan yang cukup di sekitar taman, hal ini untuk menghindarkan terjadi aksi remaja yang cenderung ke arah negatif.

“Seharusnya, setelah jam kerja habis, lingkungan Pemda harus sudah steril dari masyarakat yang bukan pegawai. Karena banyak dokumentasi berharga yang terdapat di kantor tersebut jangan sampai dengan mudah orang masuk di areal tersebut.”

Hal itu, tidak terlepas dari pengwasan orang tua, serta masyarakat sekitar, agar aktivitas remaja tidak berujung pada hal negatif. “Apabila masyarakat menemukan aksi remaja berbuat negatif segera melaporkan ke pihak berwajib,” tambahnya.

Anggota Komisi A tersebut juga minta Satpol PP dan pihak kepolisian dapat memantau dan mengawasi daerah-daerah yang rawan untuk dijadikan lokasi remaja untuk pesta miras, pacaran bahkan mesum, seperti di taman Pemda.
(DN/B-5)