BARU hari ke-11 sejak pergantian tahun 2015 ke 2016, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara nenemukan 10 kasus demam berdarah dengue (DBD) yang tercatat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Muara Teweh.
Dari 10 kasus DBD tersebut, didominasi oleh anak-anak. Yang terdiri dari dua di antaranya menyerang orang dewasa, sedang delapan lainnya anak usia 18 tahun ke bawah.
Untuk itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barut Robansyah menghimbau masyarakat agar apabila merasa sakit atau ada anggota keluarga yang mengalami panas tinggi, segera berobat ke tempat pelayanan kesehatan.
Sehingga tenaga medis bisa melakukan pemeriksaan baik secara klinis maupun laboratorium. Sebab, itu ada kemungkinan penderita terkena penyakit DBD. Jangan sampai melakukan pemeriksaan terlambat, karena hal tersebut bisa berakibat vatal, jika HB dan tanbosit tubuh penderitanya sudah turun.
“Warga agar bila mengalami sakit panas tinggi agar segera memeriksakannya ketempat pelayanan kesehatan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap penderita,” imbau Robansyah, Senin (11/1/2016).
Diungkapkannya, data DBD sepanjang tahun 2015 terdapat sebanyak 125 kasus. Dari 125 kasus tersebut dua orang di antaranya meninggal dunia.
“Kita juga selalu menghimbau kepada masyarakat agar membiasakan pola hidup sehat dengan asupan makanan bergizi seimbang serta berolahraga, selain itu agar menjaga kebersihan lingkungan disekitar tempat tinggal sehingga bisa terhindar dari berbagai penyakit termasuk penyakit DBD.”
Agar dapat terhindar dari DBD tersebut, kadis Kesehatan juga menghimbau, supaya warga melaksanakan 3 M Plus yakni menutup, menguras dan mengubur barang bekas sehingga nyamuk tidak bisa berkembang biak, dan memberikan bubuk abate di tempat penampungan air untuk membunuh jentik nyamuk, serta bila tidur agar dapat menggunakan kelambu untuk menghindari gigitan nyamuk. “Untuk upaya pencegahan penyakit DBD, Dinas Kesehatan Barito Utara juga telah melaksanakan Fogging di wilayah Kota Muara Teweh, dan hari ini akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Lahei,” cetusnya. (DN/B-5)


