BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur RSUD Doris Sylvanus Yayu Indriaty menyampaikan ada empat tahapan utama dalam roadmap pelayanan penyakit jantung dan pembuluh darah di RSUD Doris Sylvanus.
Dimulai dari langkah yang sudah dilaksanakan yakni penyusunan rencana pengembangan pelayanan penyakit jantung dan pembuluh darah pada 2021.
“Tahun ini peningkatan kualitas dan kuantitas kompetensi SDM bidang jantung dan pembuluh darah,” sebut Yayu dalam slide paparan kegiatan MoU Pemprov Kalteng dan sakit pengampu nasional rujukan kardiovaskular di aula Jayang Tingang, Senin 4 Juni 2022.
Peningkatan kualitas SDM tersebut juga dibarengi dengan peningkatan sarana prasarana gedung dan alat kesehatan bidang jantung dan pembuluh darah. Sektor ini ditargetkan selesai dalam dua tahun sampai tahun depan.
Kemudian pada 2024 ditargetkan sudah bisa dilaksanakan operasi bedah jantung terbuka. Kemudian dilanjutkan dengan peningkatan.
Road map terakhir adalah peningkatan jejaring dalam rangka peningkatan mutu pelayanan jantung dan pembuluh darah pada 2025.
--page
Saat itu juga diharapkan RSUD Doris Sylvanus dapat menjadi pusat penelitian penyakit jantung dan pembuluh darah di Kalteng. (HERMAWAN DP/B-11)









