TARGET Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2016 ini meningkat Rp600 miliar lebih. Jika pada 2015 APBD Kalteng sebesar Rp3,6 triliun, pada 2016 angkanya menjadi Rp4,2 Triliun lebih.
Penjabat Gubernur Kalteng, Hadi Prabowo mengatakan dengan angka sebesar itu, ia meminta jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk lebih bekerja keras lagi.
“SKPD harus memperhatikan apa upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk apa yang sudah menjadi catatan evaluasi Menteri Dalam Negeri RI,” ungkap Hadi Prabowo, Senin (11/1/2016).
Yang perlu diperhatikan, lanjutnya, terkait upaya peningkatan pendapatan daerah dan dana perimbangan, khususnya di sektor keuangan.
“Harus cepat supaya mampu melaksanakan semua kegiatan pembangunan di 2016,” tambah Hadi
Mantan Sekda Jawa Tengah ini berharap percepatan serapan anggaran mulai dilakukan di awal tahun berjalan. Ini merupakan upaya agar anggaran dapat cepat tersalurkan, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hadi juga meminta masalah-masalah sosial, terutama yang terjadi pada musim hujan, seperti bencana banjir dan tanah longsor menjadi perhatian serius.
“Daerah-daerah yang berpotensi mengalami banjir hendaknya sudah mempersiapkan diri untuk meminimalisir kejadian yang tidak diduga.” (TP/B-10)


