WALI KOTA Palangka Raya Riban Satia merapatkan semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup pemerintah kota (Pemkot) Palangka Raya. Kepala SKPD dikumpulkan di satu tempat dan diminta mempresentasikan semua program kerjanya pada 2016 ini mana saja yang realistis dan apa saja kendalanya.
Bahkan, dengan tegas Riban meminta jaminan dari Kepala SKPD apa yang diprogramkan itu bukan karena pintar usul tapi loyo saat pelaksanaan.
“Kita sebelum melaksanakan APBD 2016 itu, karena kemarin ada hal yang harus dipertajam lagi, makanya kita review kembali. Ada beberapa program kegiatan saya minta sampai pada outcome-nya gimana. Itu yang saya
inginkan. Kalau ada problem, dengan anggaran yang ada itu bagaimana penyelesaiannya,” cetus Riban usai menggelar Rapat di Bappeda, pekan lalu.
Riban pun menanyakan satu per satu detil program SKPD. Rapat pun digelar maraton beberapa hari di Aula Bappeda Kota. Ditanya terkait apa saja yang kurang, ia menuturkan ada rapat evaluasi tersendiri untuk itu. Kata dia, pada 2015 itu sudah punya informasi yang akan dikerjakan, sedangkan 2016 juga sudah ada program baru yang akan dikerjakan.
“Kita pertajam program yang baru, tapi sejak 2015 kan sudah punya informasi program, saya ingin jaminan dari Kepala SKPD itu tanggungjawab. Anda menganggarkan sekian untuk ini, ya anda harus tanggungjawab, konsekuensinya apa saja. Forum ini adalah untuk tanya itu, jadi agar ada tanggungjawab yang lebih serius. Ini kan uang publik,” tutur Riban.
Menurutnya selaku pengguna anggaran setiap SKPD harus secara konsisten menjalankan program yang digulirkan tersebut. Karena itu setiap SKPD harus mematangkan atau mempertajam perencanaan program-program yang kongkret, sehingga penggunaan anggaran benar-benar dapat terserap dengan baik.
(RZ/B-12)


