BORNEONEWS, Palangka Raya - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) menyampaikan data terbaru beban padam masih 122,35 MW.
Manager Komunikasi PT PLN (Persero) UIW Kalselteng, Winardi menyampaikan berdasarkan pantauan sistem kelistrikan total beban padam 205,36 MW.
Berdasarkan update terbaru sampai dengan pukul 18.20 WITA atau 17.20 WIB, dari total beban padam tersebut, PLN sudah berhasil menormalkan sebanyak 83,01 MW.
"Sebanyak 70.321 Pelanggan PLN sudah dapat kembali menikmati aliran listrik," sebut Winardi dalam keterangan tertulisnya, Selasa 5 Juni 2022.
Winardi memohon doa dan dukungan Pelanggan agar proses percepatan penormalan suplai listrik dapat segera terselesaikan. Ia mengatakan PLN berkomitmen akan menangani gangguan sistem kelistrikan ini secepat mungkin.
Sebelumnya UIW Kalsel-Teng menginfokan terjadi gangguan sistem kelistrikan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV).
--page
Gangguan tersebut terindikasi terjadi ditransmisi arah Barikin - Tanjung mengakibatkan terhentinya suplai listrik di sebagian wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/B-6)









