BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB), Linae Victoria Aden mengatakan, penyelesaian masalah perempuan dan anak tidak bisa diatasi sendiri.
Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) dinilai bisa menjadi wadah untuk mengatasi berbagai masalah secara bersama-sama.
"Forum PUSPA Provinsi Kalimantan Tengah adalah mitra dari pemerintah daerah untuk bersama-sama mengatasi permasalahan perempuan dan anak," kata Linae Victoria Aden seperti dikutip dari MMC Kalteng baru baru ini.
Linae mengatakan, salah satu isu yang ada saat ini adalah masih tingginya angka stunting di Kalteng dan tingginya angka pernikahan usia anak.
"Hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah dan juga menjadi masalah kita bersama. Isu ini tidak bisa hanya pemerintah daerah yang mengatasi, perlu adanya mitra dari masyarakat, organisasi dan elemen masyarakat lainnya," sebut dia.
--page
Linae menegaskan pentingnya mengatasi pernikahan usia anak, stunting dan ditunjang dengan peningkatan perekonomian bagi perempuan. Hal itu agar nantinya dapat melahirkan generasi emas yang berkualitas untuk masa depan. (HERMAWAN DP/B-7)



