KISAH dokter Rica dan kawan-kawannya belum sepenuhnya terbuka. Mereka mengaku berada di Pangkalan Bun sejak 7 Januari 2016. Dan ditangkap petugas pukul 06.30 Wib di Bandara Islandar Pangkalan Bun pada Senin (11/01/2016). Rica sendiri bersama anaknya yang masih balita, disertai pasangan suami istri Eko Purnomo dan Veni Orinanda (sepupu Dokter Rica yang berprofesi sebagai bidan) dan  Krisna Fitriarta (17 tahun,adik Eko).

Sebagaiamana penngakuan mereka kepada petugas,  rombongan tersebut datang ke Pangkalan Bun menggunakan bis dari Kalbar. "Saat kami tanyakan mereka mengaku datang dari Kabupaten Mempawah menuju Pontianak dan tiba di Pangkalan Bun (7/1/2016)," jelas  Kaur Reskrim Polres Kotawaringin Barat,  Ipda Mujiyo.

Tetapi, apa saja kegiatan mereka sejak tiba di Pangkalan Bun hingga ditemukan oleh anggota Polda DIY di Bandara Iskandar Pangkalan Bun pada Senin 11 Januari 2016?  Polisi tak berhasil menguak informasi apapun.  "Pasalnya setiap kami tanyakan kegiatan mereka selama di Pangkalan Bun jawaban mereka selalu sama yaitu cari kerja. Saat kami tanya, raut muka dan tatapan mereka juga terkesan kosong," jelasnya.

Nah,  apa yang disembunyikan Rica dan kawan-kawannya itu? Sebagaimana penelusuran Borneonews,  mereka ternyata sebelum tertangkap tidak menginap di Hotel Kecubung yang berbintang tiga itu.  Tetapi menginap di hotel kelas melati, Hotel Diana. "Mereka dibawa ke Hotel Kecubung oleh petugas Polda DIY untuk dipertemukan dengan suami dr Rica bersama-sama dengan rombongan petugas Polda DIY,' kata salah seorang petugas.

Ada dugaan,  selama lebih tiga hari berada di Pangkalan Bun,  Rica dan kawan-kawan ini mengunjungi komunitas Gafatar yang ada di kota ini. Sebab, di kota Pangkalan Bun,  menurut informasi resmi yang diperoleh Borneonews,  juga sudah ada komunitas  Gafatar. "Mereka ada yang sudah ada di kota ini sejak dua tahun lalu. Mereka dari organisasi Gafatar daningin mengadakan kegiatan di sini," kata sebuah sumber yanng dapat dipercaya di Pangkalan Bun. (*)

Sehari sebelum ditemukan di Bandara Iskandar, rombongan tersebut juga sempat diketahui menginap di Hotel Diana Pangkalan Bun. "Sekitar pukul 06.00 WIB mereka <check out> dari Hotel Diana menuju bandara. Pasca ditemukan oleh anggota Polda DIY mereka ditempatkan sementara di Hotel Kecubung sebelum diberangkatkan ke Semarang sekitar pukul 10.00 WIB," jelasnya.

Mujiyo juga mejelaskan suami Dokter Rica  Aditya Akbar Wicaksono juga langsung datang ke Pangkalan Bun bersama angota Polda DIY dan menemukan keberadaan istrinya tersebut.