KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Gunung Mas memberikan saran terkait Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru. Saran disampaikan pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Gunung Mas beberapa waktu lalu.

"Pertama, pemerintah daerah memperhatikan pengembangan objek wisata Tahura Lapak Jaru. Kami mengusulkan untuk penanganan ruas jalan sepanjang kurang lebih 2,4 kilometer di area wisata serta pembuatan turap dapat dimasukkan di anggaran tahun 2023, sedangkan untuk perencanaan supaya dianggarkan dalam perubahan anggaran tahun 2022," ujar Juru bicara Fraksi PDI-P DPRD Kabupaten Gunung Mas, Pebrianto.

Saran kedua yakni terkait penjaga atau petugas yang merawat lokasi wisata Tahura Lapak Jaru supaya lebih aktif.

Sementara itu, Bupati Gunung Mas Jaya S Monong melalui jawaban tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing, menyambut baik saran dari fraksi tersebut. 

"Dapat kami sampaikan bahwa penanganan ruas jalan dan pembuatan turap pada tahun anggaran 2023 tersebut akan menjadi salah satu prioritas kita pada tahun 2023 disesuaikan dengan memperhatikan kondisi keuangan daerah," ujarnya.

--page

Selanjutnya, terkait penjaga/petugas untuk merawat lokasi wisata Tahura Lapak Jaru, Efrensia mengatakan bahwa pihaknya akan mengatur agar mereka dapat bekerja lebih optimal dan aktif. Kemudian, akan dievaluasi  kembali terhadap jumlah petugas yang ada, apakah sudah cukup memadai atau perlu dilakukan penambahan terhadap petugas kebersihan. (RISKA YULYANA/B-7)