SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dalam menghadapi tahun ajaran baru 2022 ini, tren jual emas di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami peningkatan. 

Hal itu terjadi diduga karena banyak orangtua yang menjual emas untuk kebutuhan biaya sekolah anak. Tren tersebut hampir setiap tahun terjadi. 

"Saat ini cukup banyak warga yang datang ke toko kami untuk menjual emas. Rata-rata alasan mereka untuk biaya masuk sekolah anaknya," ujar Darsani, pedagang emas di toko Berkat Mitra, Kamis, 7 Juli 2022. 

Dia mengungkapkan, harga emas perhiasan sedang mengalami penurunan. Namun, masyarakat yang datang lebih banyak yang menjual dibandingkan membeli. 

Adapun harga emas perhiasan jenis 999 atau Amerika saat ini Rp 880 ribu per gram, emas 750 atau emas putih Rp 760 ribu per gram, emas 700 atau emas Singapura Rp 700 ribu per gram, emas 420 berada pada harga Rp 430 ribu per gram dan emas 375 berada pada harga Rp 410 ribu per gram. 

--page

"Penurunan harga sekitar Rp 10 ribu per item, dan ternyata saat ini masih banyak yang jual," kata Darsani. 

Sementara itu, Devita, salah seorang warga mengatakan, dirinya sengaja datang menjual kalung perhiasan untuk membeli sejumlah kebutuhan sekolah adiknya. Seperti buka, pulpen, dan kebutuhan lainnya. 

"Saat ini kebutuhan untuk tahun ajaran baru cukup besar. Oleh sebab itulah, saya menjual emas perhiasan untuk membantu biaya tersebut," terang Devita. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)