BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Personel Satpol PP dan Damkar Kapuas secara rutin melaksanakan pengawasan di wilayah Kota Kuala Kapuas, terutamanya di kawasan pasar.
Kali ini mereka melakukan pemberian edukasi kepada anak-anak di bawah umur yang menjadi badut jalanan agar menjadi perhatian bersama.
Kepala Bidang Penegakan Perda SatPol PP dan Damkar Kapuas Ricky Adi Saputra, disela-sela kegiatan pengawasan mengatakan anggota mendapati beberapa badut jalanan atau pengamen badut yang sedang berkumpul dan segera memberikan edukasi kepada badut jalanan yang didapati masih di bawah umur.
"Kami tidak melarang mereka untuk mencari rezeki, namun kami berikan mereka edukasi agar tidak memaksa orang untuk memberi uang. Yang jelas jangan sampai menganggu kenyamanan orang lain,” katanya, Kamis 7 Juli 2022.
Badut jalanan di bawah umur menjadi alasan klasik untuk membantu perekonomian orang tua. Untuk itulah pihaknya tetap berusaha mengedukasi anak-anak di bawah umur yang mengamen agar mengutamakan sekolah dan Pendidikan.
--page
“Setelah diberikan nasehat, kami juga minta mereka untuk pulang ke rumah masing-masing, dan mudah mudahan edukasi ini dapat bermanfaat,” pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)








