PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bersama Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melakukan penguatan dan mengembangkan UKMK Sawit di Kalimantan Selatan.

Pengembangan dimulai dengan Kegiatan diawali dengan Seminar Nasional dilanjutkan dengan workshop teknologi produksi produk hilir kelapa sawit.

Dalam kegiatan workshop Usaha Kecil Menengah dan Koperasi rencananya akan diberikan pengetahuan tentang pengembangan Minyak merah

Kepala Divisi UKMK Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Helmi Muhansyah menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu upaya BPDPKS dalam mewujudkan kemitraan dengan UKMK berbasis sawit.

Hal itu sekaligus wujud untuk mencapai Visi BPDPKS Menjadi badan pengelola dana yang terpercaya dalam pengembangan sawit berkelanjutan sebagai komoditas strategis nasional untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

Melalui Program kegiatan kolaborasi diharapkan dapat membuka cakrawala untuk memperkuat pengembangan UKMK berbasis sawit khususnya di Kalimantan Selatan.

Kemudian meningkatkan kemitraan UKMK berbasis sawit dengan berbagai pihak, meningkatkan kesejahteraan para pekebun sawit rakyat baik secara kelembagaan UKMK-nya maupun individu para pelakunya.

Ditambah lagi meningkatkan citra (brand image) sawit yang berperan dalam pemberdayaan potensi ekonomi daerah yang selanjutnya diharapkan bisa berkontribusi dalam membentuk persepsi positif kelapa sawit di Indonesia sebagai industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Suharti menyampaikan terkait transformasi dana pemerintah untuk pendidikan tinggi.

--page

Dana perguruan tinggi tersebut dilaksanakan dengan tiga jalur yaitu insentif berdasarkan capaian IKU, Matching fund untuk Kerjasama dengan mitra dan Competitive fund program kompetisi kampus merdeka.

Beberapa contoh kemitraan terkait sawit yang berpeluang menerima matching fund antara lain adalah teknologi produksi kelapa sawit yang dirancang oleh perguruan tinggi dan pembangunannya dikelola oleh mitra industri.

Selain itu ada mesin berbahan bakar biodiesel dan biogas yang merupakan inovasi perguruan tinggi diproduksi secara massal oleh mitra industri, penelitian terkait pengolahan limbah sawit untuk pakan ternak yang diterapkan oleh Yayasan untuk memberdayakan bisnis ternak di daerah. (HERMAWAN DP/B-11)