PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Inspektur Pertandingan Wasit International (WI) PB Percasi Herman Kurniadi menilai turnamen catur piala Gubemur Kalteng berbobot.

Kualitas turnamen tersebut terlihat dari banyaknya master top Indonesia yang ikut berpartisipasi dalam satu turnamen, diikuti 10 provinsi.

Selain itu hadir 8 orang tim Olimpiade Catur Indonesia, mulai dari Gran Master (GM) Susanto Megaranto, GM. Novendra, IM. Moh Ivan, IM. Yoseph Taher, FM. Agus Kurniawan, GMW. Media Aulia, MNW Fariha Mariroh, dan WGM Dewi Citra.

"Dalam open turnamen catur piala Gubernur, kami memberikan gelar kepada pemain untuk gelar Non Master dan Master Percasi (MP)," sebut dia seperti dikutip dari MMC Kalteng Kamis 7 Juli 2022.

Disampaikannya untuk memperoleh non master paling tidak poin dari sembilan babak dimainkan kategori standar ini paling tidak memperoleh poin 6 1/2 dan MP poin 6.

Lebih jauh jelas Ketua Bidang Peraturan dan Perwasitan PB Percasi Indonesia ini, pihaknya menilai ada semangat luar biasa dari kepengurusan Pengprov Percasi Kalteng baru yang dikukuhkan oleh PB Percasi.

--page

Semangat melahirkan pecatur-pecatur lokal menjadi pecatur yang profesional, serta dilihat hubungan sangat baik antara Pejabat Pemprov Kalteng dengan pengurus catur. (HERMAWAN DP/B-11)