BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau terus berupaya dalam meningkatkan kompetensi para tenaga kesehatan (Nakes). Salah satunya dengan assesmen kompetensi serta kredensial keperawatan dan kebidanan.
Kegiatan yang diikuti oleh 41 pegawai itu, terdiri dari 34 perawat dan tujuh bidan yang ada di seluruh Puskesmas dan Pustu di wilayah Kabupaten berjuluk Bahaum Bakuba ini.
"Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan," ucap Kepala Dinas Kesehatan Lamandau, Rosmawati, Jumat 8 Juli 2022.
Kegiatan ini diharapkan mampu mengatur tata kelola klinis, serta meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan kebidanan, yang berorientasi pada keselamatan pasien, supaya lebih terjamin dan terlindungi.
Assesmen kompetensi serta kredensial ini melibatkan Mitra Bestari, yang merupakan tenaga keperawatan dengan reputasi dan kompetensi yang baik. Tujuannya untuk menelaah segala hal terkait tenaga kesehatan.
"Kami ingin materi yang diterima peserta bisa menjadi acuan untuk memberikan pelayanan kepada pasien dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM)," ujarnya.
Rosmawati mengakui setiap perawat dan bidan memiliki kewenangan klinis dalam uraian intervensi keperawatan dan kebidanan yang dilakukan berdasarkan area praktiknya selama menjalankan asuhan keperawatan.
--page
"Nakes memiliki penugasan klinis yang melakukan asuhan keperawatan atau kebidanan berdasarkan daftar kewenangan klinis," bebernya.
Melalui kegiatan ini pihaknya berharap kemampuan para peserta semakin meningkat, pelayanan kesehatan semakin bermutu dan keselamatan pasien semakin terjamin. (HENDI NURFALAH/B-6)









