BUPATI Katingan Ahmad Yantenglie melakukan inspeksi mendadak (sidak) kepada pegawai yang tugas di wilayah Kecamatan Kamipang, Senin (11/1/2016).
Dalam sidak ke pelosok desa itu, bupati ditemani Kepala Inspektorat Edrianto, Kepala Dinas Kesehatan Robertus Pamurianto, Kepala Dinas Pendidikan Hartoni, dan staf ahli bidang SDM Samson.
Awalnya rombongan bupati dari Kasongan yang menggunakan speed boat menuju kantor Kecamatan Kamipang.
Di tempat ini bupati mengecek absensi dan data pegawai kecamatan. Di kantor ini bupati tak menemukan Camat Kamipang Lusen.
Sekcam Kamipang, Martiani saat itu menuturkan jika Camat Lusen sedang ke Kasongan untuk menghadiri rapat. Selanjutnya rombongan bupati sidak ke Puskesmas Kamipang.
Di tempat ini bupati langsung masuk ruangan puskesmas. Selain ruang rawat inap pasien, ruang perawat dan ruangan tim medis, dia juga melihat kondisi dermaga yang tidak bisa berfungsi lagi.
Sebab bangunan dermaga sudah rusak dan hanya tersisa batang kayu yang terapung di atas air.
Padahal fungsi dermaga ini sangat penting untuk sandar kapal bagi warga yang ingin membawa keluarganya berobat ke puskesmas.
Lalu bupati bergerak menuju Desa Galinggang yang merupakan desa paling jauh di wilayah Kecamatan Kamipang.
Di Galinggang ini dia ingin mengkroscek adanya informasi warga jika sebelumnya ada perawat di Pustu Galinggang sering meninggalkan tugas. Ternyata laporan itu benar.
Saat bupati tiba di Pustu Galinggang, dia tidak mendapati PNS yang dilaporkan warga sering tidak menjalankan tugasnya itu.
Saat itu bupati hanya mendapati dua pegawai berstatus PTT. Tenglie akan mengambil tindakan tegas terhadap PNS yang tidak disiplin itu.
“Sanksinya sesuai PP No 53, namun secara prosedural akan ditangani dinas dan inspektorat.” (B-6)


