BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan atau TPHP Kalteng, Riza Rahmadi mengunjungi Pos Lintas Ternak Taniran Kabupaten Barito Timur, Jumat, 8 Juli 2022.
"Kita hari ini berada di Pos Lintas Ternak Taniran melihat bagaimana lalu lintas ternak khususnya dengan perbatasan Provinsi Kalimantan Selatan untuk memastikan daerah Barito Timur dan kabupaten lain di sekitarnya tetap menjadi kawasan zona hijau (bebas dari) penyakit mulut dan kuku atau PMK," ujar Riza yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur, Mishael.
Pada kesempatan tersebut dia berpesan kepada jajaran Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur untuk mengantisipasi masuknya PMK ke wilayah setempat dengan memeriksa dokumen lalu lintas ternak yang masuk.
"Kalau memang ternak itu berasal dari daerah-daerah yang sudah menjadi kawasan merah (penularan) PMK jangan diizinkan masuk," tegasnya.
Sementara itu, Mishael mengungkapkan saat ini pihaknya telah membuat baliho cek point di perbatasan, kemudian melakukan penyemprotan disinfektan mobil pengangkut ternak maupun ternak yang diangkut.
--page
"Kami juga menjadwalkan penjagaan di pos lintas ternak ini untuk mem-backup petugas yang ada tapi untuk sementara keuangan kami hanya sampai hari raya Iduladha," ujar Mishael.
Pihaknya juga nanti akan mengevaluasi efektivitas penjagaan tersebut karena apabila kemampuan keuangan terbatas maka petugas akan dikurangi menjadi satu orang.
"Hal ini perlu kami koordinasikan dengan pimpinan apakah dapat tambahan anggaran karena bagaimanapun setiap kegiatan membutuhkan anggaran sedangkan anggaran di dinas terbatas," jelasnya.
Mishael dan jajarannya berkomitmen untuk sekuat tenaga mendukung program penanggulangan bencana PMK. Bahkan untuk hati Raya Iduladha pihaknya telah menjadwalkan pemeriksaan ante mortem dan post mortem pada sapi kurban dengan mendatangi setiap mesjid.
"Kami sudah siapkan jadwal dan personel yang akan datang ke mesjid-mesjid," tandasnya. (BOLE MALO/B-5)









