BORNEONEWS, Palangka Raya – Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Leonard S. Ampung menyampaikan upaya pihaknya untuk mengembangkan pangan mandiri.
Pengembangan sektor pangan tersebut minimal Kalteng bisa memenuhi kebutuhan untuk pangan sehari-hari.
Ia menyampaikan, sebagai langkah inflasi harga pangan akibat hari besar keagamaan Pemprov Kalteng melaksanakan operasi pasar ataupun pasar murah.
“Untuk mengatasi permasalahan kenaikan harga jelang Hari Raya Iduladha, Pemprov Kalteng melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar pangan murah, dan pasar penyeimbang dari Disdagperin,” ungkapnya seperti dikutip dari MMC Kalteng, Jumat, 8 Juli 2022.
Leonard S Ampung berharap dengan adanya pasar murah dan pasar penyeimbang nantinya dapat membantu masyarakat.
--page
Ia menyampaikan berdasarkan pemantauan lapangan pihaknya ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan signifikan seperti bawang merah yang hampir naik 50 persen yang semula Rp35 ribu menjadi Rp70 ribu per/kg.
Kemudian harga daging sapi turut mengalami kenaikan diharga Rp160 ribu sampai Rp170 ribu per/kg. Sedangkan untuk harga daging ayam terpantau masih normal. (HERMAWAN DP/B-5)









