AC MILAN bernafsu membu­ru kemenangan di laga per­­em­pat final Coppa Italia me­lawan Carpi yang dihelat di Sta­dion San Siro, Kamis (14/1/2016) dini hari.

Kemenangan akan menja­di pe­lampiasan bagi tim ber­juluk I Rossoneri itu yang me­raih hasil kurang maksimal se­jak pergantian tahun.

Sebagaimana diberitakan, seusai dipermalukan Bolog­na, Milan hanya mampu ber­ma­in imbang 1-1 kontra AS Roma, akhir pekan tadi.

Selain itu, ‘Merah Hitam’ juga ingin menjaga asa me­raih trofi di musim ini. Ka­re­­na peluang meraih titel Se­­rie A menipis, Milan akan ber­alih fokus merebut gelar Cop­pa.

Allenatore Milan Sinisa Mi­ha­jlovic kemungkinan akan men­duetkan Luiz Adriano dan Mbaye Niang di lini depan, dengan didukung gelan­dang anyar, Kevin Prince-Boa­­teng.

Kehadiran Boanteng untuk kedua kalinya di Milan di­ha­rapkan mampu menjadi pe­mecah kebuntuan lini depan tim yang sedang sepi gol dalam beberapa laga ter­ak­hir.

Pemain 28 tahun itu sebe­lum­nya sempat membela Mi­lan pada 2010 hingga Agustus 2013 silam. Sebelum kemudi­an hijrah ke Bundesliga Jerman dengan bermain bersa­ma Schalke 04.

Sementara itu, Carpi da­tang ke San Siro dengan men­tali­tas nothing to lose ali­as tanpa beban.

Anak asuh Fabrizio Casto­ri akan mencoba bermain le­­pas.

Kemenangan 2-1 atas Udi­ne­se akhir pekan tadi jelas menjadi modal berharga  ba­gi Carpi menjemput laga kontra Il Diavolo Rosso.

Lorenzo Lollo akan mendu­kung penyerang tunggal di de­pan, Jerry Mbakogu.

Carpi sendiri memiliki ca­­tat­an apik kala bertemu Mi­­lan. Dalam pertemuan ke­dua tim pada Desember 2015, Car­pi sukses menahan Milan tanpa gol.

Lantas, siapakah yang ba­kal tersenyum di akhir laga nan­ti?

Apakah Milan mampu me­nuntaskan pelampiasan me­reka? Atau justru Carpi yang sukses membuat kejut­an? Menarik ditunggu. (Bola.net/B-3)