BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Harian Satgas Covid-19 Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan vaksinasi dosis ketiga atau vaksinasi booster untuk masyarakat belum mencapai target.
"Capaian vaksin dosis 3 atau booster saat ini baru 30,22 persen. Itu masih belum sesuai yang ditargetkan namun kami sudah berusaha menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat," katanya, Jumat 8 Juli 2022.
Dia meminta warga yang belum vaksin ketiga agar datang ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat. Hal ini penting mengingat rencana persyaratan perjalanan dan masuk ruang publik bakal menggunakan vaksinasi booster.
"Rencana dari pusat kan begitu ya, kalau sudah sah aturannya dari Satgas pasti juga akan berlaku di sini, sehingga lebih baik masyarakat lengkapi vaksinnya agar mudah dalam segala hal dan juga terlindungi dari virus," ujarnya.
Diketahui, rencana penerapan ini didasarkan pada hasil rapat terbatas kabinet yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Kebijakan baru tersebut akan diatur melalui peraturan Satgas dan peraturan turunan lainnya.
--page
Penerapan kebijakan baru tersebut dilatarbelakangi oleh angka capaian vaksinasi booster yang masih rendah. Di tengah peningkatan kasus yang terjadi, hal ini tentu sangat mengkhawatirkan, mengingat antibodi masyarakat akan semakin berkurang sehingga rentan terpapar virus.
Syarat perjalanan dan masuk tempat umum, seperti mal dan perkantoran akan diubah menjadi vaksinasi booster. Hal itu juga bertujuan untuk mendorong vaksinasi booster dan meninjau peningkatan kasus yang terjadi akhir-akhir ini. (HENDRI/B-11)









