PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengatakan nilai tukar petani (NTP) Gabungan Kalteng selama Juni 2022 mengalami penurunan.

NTP Gabungan Kalteng pada Juni 2022 yaitu turun sebesar 3,11 persen jika dibandingkan dengan bulan Mei 2022, yakni dari 121,97 menjadi 118,18.

"Penurunan ini karena disebabkan oleh turunnya nilai tukar di beberapa subsektor, diantaranya tanaman perkebunan rakyat 5,78 persen, perikanan 0,51 persen, dan tanaman pangan 0,38 persen," sebutnya, Jumat, 8 Juli 2022.

Sementara subsektor lainnya mengalami kenaikan diantaranya yaitu seperti subsektor hortikultura naik 6,37 persen dan peternakan 2,37 persen.

Pada Juni 2022 juga terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Kalteng sebesar 1,28 persen yang utamanya disebabkan oleh naiknya indeks harga kelompok makanan, minuman dan tembakau 1,80 persen, pakaian dan alas kaki 0,83 persen, serta penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,71 persen.

Kemudian, sama halnya dengan NTP, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalteng pada Juni 2022 juga mengalami penurunan sebesar 2,54 persen, dari 122,43 di Mei 2022 menjadi 119,32 pada Juni 2022. (DONNY D/B-11)