PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalteng menyiapkan pasar penyeimbang dalam rangka menstabilkan harga bahan pokok.

"Pasar Penyeimbang merupakan salah satu langkah antisipasi, terkait dengan naiknya harga-harga bahan pokok khususnya. Kita mencoba untuk menyeimbangkan, agar jangan sampai kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi," ucap Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disdagperin Kalteng Misnawatie usai pengecekan harga baru ini.

Ia mengatakan pasar penyeimbang sering digelar tidak hanya menjelang hari raya atau hari besar keagamaan. Pasalnya inflasi terjadi bahkan setiap tahunnya tidak hanya menjelang hari-hari besar saja. 

Oleh karena itu, pasar penyeimbang dilaksanakan sepanjang tahun namun dilaksanakan dihari kerja saja, karena pihaknya juga tak ingin terkesan menekan penjual-penjual/pedagang yang ada di pasar. 

Pasar penyeimbang berlokasi di halaman kantor Disdagperin Provinsi Kalteng, jalan Yos Sudarso, Palangka Raya dengan sejumlah bahan pokok yang dijual diantaranya beras, gula, minyak goreng, daging ayam ras, telur, serta gas LPG 5,5 Kg dan lainnya. 

--page

"Kalau dari bahan pokok yang kita subsidi dari pasar penyeimbang sekitar 5 persen saja. Karena kalau kita lebih dari itu, tentunya akan terlalu membebani pemerintah. Jadi kita cari win-win solution saja agar stoknya tetap tersedia." tutur Misnawatie. (HERMAWAN DP/B-5)