KESEDIHAN menyelimuti keluarga besar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Sampit. Seorang siswi bernama Silva Sulitia (17 tahun) yang masih duduk di bangku klas VII tewas mengenaskan. Korban kepalanya dilindas truk tangki di perempatan Jalan Pelita-HM Arsyad, Selasa (12/1/2016) siang.

Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, korban langsung tewas ditempat akibat kepalanya hampir pecah karena dilindas truk tangki KH 3787 LF yang dikendarai Eko Purnomo.

Ibu dan keluarga korban tak kuasa melihat jasad anak tersebut. Mereka tak henti-hentinya meneteskan air mata saat tiba di kamar jenazah RSUD Dr Murjani Sampit.

Bunga, keluarga korban mengatakan, korban ditabrak dan dilindas truk tangki tersebut. “Saat itu saya sedang berada di seberang tempat kejadian, dan melihat ada kecelakaan. Setelah saya lihat ternyata itu Silva, sehingga kami langsung menghubungi keluarga,” ucap Bunga.

Sedangkan dari keterangan polisi, saat itu korban yang masih menggunakan seragam sekolah datang dari arah jalan Pelita Barat menuju HM Arsyad. Sesampainya di perempatan, lampu lalu lintas menunjukkan warna merah. Sehingga dia langsung memberhentikan motornya.

Setelah berhenti, tiba-tiba datang dari belakang sebuah truk tangki yang langsung menabrak motornya hingga membuat korban terjatuh, bahkan kepala korban terlindas ban belakang kiri truk itu.

Keterangan berbeda

Namun keterangan yang berbeda diungkapkan sang sopir Eko Purnomo. Dia mengatakan, saat kejadian lampu lalu lintas menunjukkan warna hijau, sehingga diirnya tetap menjalankan truk tersebut.

Namun saat itu di depannya korban terjatuh akibat diserempet pengendara lain. Diapun berupaya menghindar, namun kepala korban terlindas ban belakang truknya. “Korban jatuh lebih dulu, baru terkena belakang ban truk yang saya kendarai,” ucap Eko.

Seusai kejadian, polisi yang datang langsung mengumpulkan saksi-saksi, untuk mengetahui kejadian sebenarnya. Sedangkan korban langsung dibawa ke RSUD Dr Murjani Sampit untuk divisum.

Keluarga dan puluhan teman sekolahya langsung berdatangan ke kamar jenazah. Mereka menunggu proses visum yang dilakukan oleh rumah sakit. Sedangkan jenazah korban akan langsung dikuburkan sore hari kemarin. (HM/B-7)