Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Anthony L Djaga mengajukan pengunduran diri saat rapat evaluasi dan program kerja PMI Gumas 2016 di ruang rapat lantai dasar Kantor Pemkab Gumas, Selasa (12/1/2016).

Menurut Anthony, pengunduran diri itu diajukan karena ia merasa tidak mampu dan gagal membawa PMI Gumas ke arah yang lebih baik. Surat pengunduran diri disampaikan langsung kepada Ketua Dewan Pembina PMI Gumas Kamiar.  

“Alasan pengunduran diri yang pertama adalah pengaruh usia, kan sudah diatas 60 tahun. Kemudian saya menyadari saya gagal dalam membina dan mengendalikan PMI di Kabupaten Gunung Mas,” kata Anthony.

Ia melanjutkan salah satu kegagalannya yakni tidak mampu memfasilitasi masyarakat untuk melakukan donor darah di Unit Transfusi Darah (UTD), Badan Layanan Umum daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Kuala Kurun. Sehingga banyak pasien yang harus dirujuk dari RSUD Kuala Kurun, lantaran kekurangan darah.

“Dari data yang masuk cukup banyak yang dirujuk, sehingga ada pasien yang meninggal dunia dan ada yang bisa diselamatkan akibat ketersediaan darah yang tidak cukup,” kata dia.

Anthony yang pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gumas dan Asisten I Setda Gumas ini menjabat sebagai Ketua PMI Gumas periode 2009-2014. Kemudian terpilih kembali menjadi Ketua PMI periode 2014-2019. Namun belum habis masa jabatannya, ia sudah mengajukan surat pengunduran diri.
(EP/B-8)