KEPALA Satpol PP Kobar, Hasan Basri menyatakan segera menggiatkan kembali razia di wilayah Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat. Hal itu dilakukan karena banyak aduan dari masyarakat terkait ketertiban umum di kecamatan yang berbatasan langsung dengan kabupaten Seruyan.
Sasaran razia tidak hanya pengemis yang berkeliaran di sekitar jalan poros Ahmad Yani atau sekitar pasar baru dan pasar lama. Petugas Satpol PP juga akan menyisir warung remang-remang yang biasa dijadikan tempat hiburan atau pesta minuman keras dan prostitusi.
”Tahun ini kami akan terus giatkan operasi keliling, khusunya di sekitar Pangkalan Banteng. Kami minta kerjasamanya dari masyarakat bila menemukan keresahan seperti banyaknya pengemis atau gelandangan untuk segera melapor,” kata Hasan Basri, Selasa (12/1).
Memaksa
Yono, warga Desa Karang Mulya mengaku banyak pengemis untuk meminta belas kasihan masyarakat yang sedang berbelanja di pasar. Tak hanya kepada pengunjung, pengemis juga sering meminta secara paksa.
“Memang banyak, apalagi kalau karyawan kebun sudah gajian, mereka seperti ada yang mengkoordinir.”
Ia mengaku suatu waktu pernah memergoki para pengemis ini secara rombongan turun dari bak terbuka di Jalan Ahmad Yani dekat pasar Natai Kerbau. Kemudia para rombongan pengemis ini berpencar ke arah keramaian. “Waktu itu hari Sabtu pas gajian karyawan kebun, di pasar itu sampai macet banyak yang belanja. Banyak juga pengemis yang meminta-minta di sana.”
Satpol PP kobar saat ini sedang melalukan menyelidiki keberadaan para pengemis dan gelandangan ini. Di Pangkalan Bun sendiri, para pengemis yang terjaring setiap razia digelar langsung dipulangkan ke kampung halamannya melalui Dinas Sosial Kobar. (CP/B-7)


