SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat terutama yang berprofesi sebagai nelayan diingatkan waspada terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Laut Jawa tepatnya di perairan Kalteng bagian Timur.

"Waspada gelombang tinggi lebih dari 2,5 meter di perairan selatan Jawa Timur, Samudera Hindia Selatan Jatim," ungkap Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya, Senin, 11 Juli 2022.

Ditambahkannya, kondisi itu juga berpengaruh terhadap perairan Kalimantan Tengah bagian Timur. Tinggi gelombang di perairan Kalteng bagian Timur 0,8 hingga 2,0 meter. 

"Kondisi cuaca di perairan Kalteng bagian Timur berpotensi terjadi hujan sedang, dengan kecepatan angin berkisar 07 hingga 18 knots, dengan ketinggian gelombang 0,8  hingga 2,0 meter," imbuhnya.

Mempertimbangkan kondisi cuaca tersebut, masyarakat diharapkan lebih bijak ketika akan melaksanakan aktivitas melaut. Terutama saat ketinggian gelombang mencapai 2 meter, berbahaya dan sangat rawan bagi perahu nelayan. 

--page

Kondisi seperti itu tidak hanya terjadi di perairan Kalteng bagian Timur, namun juga terjadi di perairan Laut Jawa Utara Bawean, Laut Jawa Barat Masalembo, Laut Jawa Timur Masalembo, perairan Utara Pulau Madura, dan Perairan Tuban hingga Lamongan. (USAY NOR RAHMAD/B-11)