Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah mengajak masyarakat turut aktif mencegah meluasnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang menyebar melalui gigitan nyamuk.

“Kami mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan untuk mengantisipasi menyebarnya penyakit DBD dengan melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yakni melakukan 3M,” cetus Kadinkes Kota, Tiur Simatupang di Palangka Raya, Selasa (12/1/2015).

Selain dengan menguras dan menutup bak penampungan air serta mengubur barang bekas atau 3M dia juga meminta masyarakat melakukan penaburan bubuk abate pada tempat-tempat yang dimungkinkan menjadi sarang nyamuk.

“Sekarang memasuki musim hujan, untuk itu masyarakat harus menjaga kebersihan lingkungannya termasuk membersihkan saluran air secara teratur serta tidak membiarkan pakaian serta barang-barang menumpuk berantakan karena tempat seperti itu biasanya menjadi sarang nyamuk,” tutur Tiur.

Berdasarkan data yang diperoleh dinas kesehatan di wilayah Kota Cantik ini, setidaknya selama Desember hingga awal Januari 10 pasien yang dinyatakan positif terserang DBD.

“Data tersebut kita himpun dari puskesmas dan rumah sakit. Jumlah pasien positif b10 tetapi yang suspek lebih banyak lagi,” katanya.

Dia menerangkan, pasien yang dinyatakan positif terserang penyakit yang disebarkan oleh gigitan nyamuk itu didominasi oleh penduduk di Kelurahan Bukit Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu. Untuk itu, guna mencegah meluasnya wabah DBD dia kembali meminta masyarakat turut aktif melakukan upaya-upaya pemberantasan sarang nyamuk.

“Jika mengandalkan pemerintah, program ini tidak akan maksimal karena pemerintah memiliki keterbatasan.”
(ANT/B-12)