BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin memimpin upacara pembukaan pelatihan Bela Negara Beta Talawang I wilayah Kodim 1016. Kegiatan ini berlangsung di lapangan Sepak Bola Mayonif R 631/Antang Jalan Tjilik Riwut, Senin, 11 Juli 2022.
Ia mengatakan, semangat bela negara bagi seluruh komponen bangsa sekarang ini, sangat dibutuhkan, karena adanya berbagai usaha oleh pihak-pihak yang tidak bersahabat dengan bangsa ini untuk merongrong kedaulatan negara dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Adapun tindakan itu dilakukan secara sistematis, tanpa keberdayaan untuk menyelesaikannya. Isu-isu yang merupakan nilai universal seperti isu HAM dan lain-lain sebagai efek dari era globalisasi sangat gencar dihembuskan.
Akibatnya semangat kebangsaan atau nasionalisme bangsa kita menjadi luntur. Sementara itu, masih banyak pendapat bahwa,dalam menjaga dan mempertahankan negara adalah hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri semata.
"Ini merupakan pendapat yang keliru, karena dalam UUD 1945 pasal 30 ayat 1 bahwa “tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara," ucapnya.
--page
Oleh karenanya pembelaan negara mutlak dilaksanakan oleh setiap warga negara sesuai bidang profesi masing-masing. Maka semua komponen bangsa harus didayagunakan, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar memiliki kesadaran Bela Negara yang tinggi.
"Pelatihan Bela Negara Beta Talawang I Tahun 2022 ini adalah salah satu bentuk kepedulian anak bangsa akan kewajibannya untuk menyiapkan diri, dalam rangka bela negara," ungkapnya.
Selain itu pelatihan kedisiplinan dan kepemimpinan yang akan diberikan sangat berguna untuk membentuk seseorang yang berdedikasi tinggi dengan dilandasi sifat disiplin dan kepemimpinan lapangan yang memadai.
"Hal ini akan tercapai apabila setiap peserta mampu menyerap materi latihan dan mengikuti setiap kegiatan yang ada dengan tulus dan konsentrasi tinggi," tuturnya.
Kegiatan yang akan berlangsung kurang lebih 3 hari ini, tentunya membutuhkan kesiapan fisik yang prima dan mental yang kuat. Untuk itu dia berharap, agar para peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya selama proses pelatihan ini berlangsung.
--page
"Akan banyak bentuk-bentuk pelatihan yang relatif asing bagi para peserta, tapi saya yakin dengan ketekunan dan kesadaran yang tulus serta atas ridho Tuhan Yang Maha Esa, para peserta akan mampu melewatinya dengan selamat dan sukses," pungkasnya. (HENDRI/B-5)









