BANJIR yang menggenangi sejumlah titik di Jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama (Kolam) tak hanya lumpuhkan aktivitas lalu lintas dan mobilitas perekonomian warga. Namun juga menyebabkan robohnya tiang-tiang listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN). Akibatnya, sejak Senin (11/1/2016) sore kemarin, aliran listrik untuk wilayah Kecamatan Kolam dan sekitarnya, mati total. Aliran listrik diperkirakan akan kembali normal, pada Rabu (13/1/2016).

Supervisor Teknis Jaringan, PLN Rayon Pangkalan Bun, Suprapto mengungkapkan, tujuh tiang beton jaringan listrik PLN di Jalan Pangkalan Bun-Kolam roboh akibat pondasi tanah yang lemah terendam banjir. Tujuh tiang tersebut diperkirakan roboh pada Senin (11/1/2016) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

“Tepatnya berada di kilometer (KM) 35. Memang sulit terpantau. Karena banjir dan tidak ada kendaraan yang lewat jalan itu, jadi tidak ada yang memperhatikan kondisi tiang listrik,” terang Suprapto, Selasa (12/1/2016).

Padam total

Robohnya tujuh tiang beton itu menyebabkan seluruh wilayah Kecamatan Kolam dan sebagian wilayah Kabupaten Sukamara padam total. Sejak Selasa pagi, lanjut Suprapto, pihaknya telah melakukan penggantian tiang beton yang roboh.

Namun akibat banjir, pelaksanaan penggantian tiang listrik yang roboh itu tak dapat dilakukan secara maksimal. “Kita ganti dengan tiang besi. Mengambil dari Sukamara. Sampai pukul 17.00 WIB, baru empat tiang yang sudah dipasang. Karena banjir, pengangkutan tiang listrik ke lokasi sulit jadi agak sulit. Harus pakai getek.”

Dengan kondisi demikian, listrik untuk wilayah Kolam dan sekitarnya belum dapat kembali normal. Aliran listrik diperkirakan kembali normal Rabu (13/1/2016), atau setelah semua tiang listrik terpasang. Selain 7 tiang tersebut, sejumlah tiang listrik lain di lokasi banjir parah di jalan itu, juga miring.

Namun sejumlah tiang listrik yang miring tersebut langsung ditangani oleh para petugas PLN. “Kemudian mengenai batu bara PLTU (pembangkit listrik tenaga uap) Kumai yang kemarin telat itu, Senin (11/1) malam sudah sampai dan PLTU juga sudah kembali beroperasi dengan dua unit turbin.” Dengan begitu, saat ini daya mampu PLN sekitar 30 megawatt (mW). Sedangkan beban puncak sekitar 26,5 mW sampai 27 mW. (RD/B-2)