PEMERINTAH Kabupaten Barito Utara (Barut) diminta bekerja lebih ekstra dalam pengelolaan pertanian dan perkebunan, di antaranya dengan terus memotivasi petani melalui penyuluhan serta mengefektifkan lahan terbengkalai.
Demikian yang ditekankan anggota Komisi B DPRD Barut Wardatun Nurjamilah. Walaupun begitu, ia mengapresiasi atas peningkatan hasil hasil pertanian dan perkebunan di kabupaten tersebut.
“Peningkatan ini tidak lepas dari kinerja dinas teknis. Namun, Komisi B minta dinas terkait tidak berhenti dengan keberhasilan yang telah dicapai,” kata Datun, sapaan Wardatun, Selasa (12/1/2016).
Ketua KNPI Barut itu juga minta agar Pemda menampung hasil panen petani, sehingga meningkatkan taraf perekonomian mereka. “Maksudnya, pemerintah dapat mengelola pemasaran, dan menimbulkan pendapatan asli daerah (PAD) bagi daerah,” terangnya.
Sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD Barut Asran juga mengapresiasi atas kinerja yang ditunjukan para pegawai Diskantannak Barut. Hal ini terkait dengan UPTD Balai Benih Distankannak, Jalan Negara K7 Muara Teweh- Puruk Cahu.
Asran berharap, Distankannak dapat terus meningkatkan kinerjaanya, dan selaku anggota dewan pihaknya akan mendorong sesuai dengan fungsi dan perananya.
“Kita siap mendukung kalau pemerintah daerah jika ada mengusulkan anggaran untuk keperluan menyangkut pertanian di daerah ini. Contohnya terkait jalan lingkungan UPTD Balai benih Distankannak yang rusak dan perlu diperbaiki,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Distankannak Barut Setia Budi menyampaikan, pihaknya terus berupaya bekerja lebih keras dalam pengelolaan bidang pertanian, di mana pada tahun sebelumnya dinas telah memberikan fasilitas penunjang pengelolaan pertanian seperti traktor, mesin tanam padi, pompa air dan lainnya.
“Hasil evaluasi provinsi Kalteng di tahun 2014 untuk tiga komoditi strategis yakni padi, jagung dan kedelai semua sudah mencapai target” imbuhnya.
(DN/B-5)


