KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Komunitas Bahalap Guru Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Kapuas menjalin kolaborasi nyata dengan Sekolah Penggerak SMAN 1 Basarang.

Kegiatan nyata pertama adalah memenuhi undangan menjadi pemateri dalam rangka acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Penggerak dan Pengenalan akun belajar.id untuk peserta didik baru SMAN 1 Basarang pada Selasa, 12 Juli 2022.

Koordinator Komunitas Bahalap Guru Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Kapuas, Made Pujangga, mengatakan pihaknya bersama Sekolah Penggerak SMAN 1 Basarang telah menyepakati untuk melakukan kerja sama program kolaborasi dalam mengakselerasi sekolah yang bertujuan untuk bergerak satu atau dua tahap lebih maju.

"Komitmen Komunitas Bahalap Guru Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Kapuas untuk mendukung kemajuan Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas utamanya dan khususnya Program Sekolah Penggerak sebagai bagian dari kebijakan Merdeka Belajar menjadi kunci utama," kata Made kepada wartawan.

Dia menyebutkan komunitas Bahalap Guru Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Kapuas akan membantu Sekolah Penggerak SMAN 1 Basarang terkait Pendampingan dan Dukungan Belajar terutama terkait lebih memperkuat Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM ) dan Platform Merdeka Mengajar (PMM).

Made Pujangga, dalam kegiatan tersebut turut didampingi pengurus komunitas Guru Penggerak, Agustina Widya Astuti, selaku Sekretaris, Agathe sebagai Bendahara, bersama Anna Yulinda, Dame Sri Anni Gusti Lania Sihombing,  Nurul Azizah, Aristanika, selaku Fasilitator Guru Penggerak.

--page

Mereka menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang luar biasa untuk Sekolah Penggerak SMAN 1 Basarang yang telah berproses 1 tahun dan saat ini mampu melaksanakan MPLS dengan paradigma baru berpihak pada murid.

"Tentu dengan mengedapankan prinsip merdeka belajar dimana pada kesempatan ini Komunitas Bahalap menjadi narasumber Penggunaan akun belajar.id," ucapnya.

Sementara Kepala Sekolah Penggerak SMAN 1 Basarang, Fuyi Yanti Pimae, didampingi panitia MPLS, Dewan Guru, menyatakan terimakasih kepada Komunitas Bahalap Guru Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Kapuas  yang telah bersedia menjadi nara sumber merdeka belajar MPLS berpihak pada murid.

"Harapannya agar kolaborasi ini terus berlanjut ke depan untuk pendidikan semakin baik. Kegiatan MPLS dilaksanakan dari 12 Juli hingga 14 Juli 2022," harap Fuyi.

Kegiatan juga ditandai penyerahan karya inovatif peserta didik kepada pihak sekolah dan komunitas Bahalap sebagai bentuk kolaborasi keberpihakan kepada peserta didik.

Ke depan diharapkan semakin terjalinnya kerja sama strategis yang berkesinambungan untuk menyukseskan Program Sekolah Penggerak. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)