PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua TP-PKK Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin mengajak masyarakat setempat mengubah sampah jadi rupiah. Caranya memulai dengan mengelola sampah dari rumah untuk kemudian dijual ke Bank Sampah.

"Dengan bank sampah kami mengajak masyarakat dapat memilah sampah dari rumahnya masing-masing dan mendapatkan manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut," kata Avina, Rabu 13 Juli 2022.

Sebelumnya TP-PKK menggelar sosialisasi mengenai Bank Sampah di Aula Rumah Jabatan Wali Kota dan di Bank Sampah Jekan Mandiri. Sosialisasi ini mengangkat tema “Ayo Ubah Sampah Jadi Rupiah Lingkungan Berseri (Bersih, Sehat dan Rapi) Sampah Menjadi Rejeki.

Avina menyampaikan sampah masih menjadi salah satu permasalahan. Sampah organik dan non organik yang dihasilkan oleh warga setempat mencapai 119,910 kg/hari atau 599,55 m3/hari. Sampah ini berasal dari perumahan penduduk, sarana perdagangan, pasar dan permukiman.

"Laju pertumbuhan sampah lebih cepat dibandingkan dengan laju pengolahannya, untuk itu saat ini Pemerintah Kota berpacu dan terus berinovasi dalam pengelolaan sampah," ungkapnya.

--page

Menurutnya keberhasilan pengelolaan sampah, salah satunya dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat dalam mengurangi sampah dan mengelola sampah secara terpadu. Melalui sosialisasi ini, diharapkan kader PKK dapat ikut serta memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sampah. (HENDRI/B-11)