Warga Gang Pandawa, Jl Panjaitan Selatan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digegerkan dengan terbakarnya tiga kamar barak.

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, yang diduga akibat kompor meledak, hingga menganai minyak bensin yang disimpan di dalam kamar barak nomor 5 yang didiami Junaidi dan Faisal.

Setelah membakar kamar nomor 5, api kembali menjalar ke barak nomor 4 dan 6 yang ada di sampingnya. Akibat kebakaran tersebut, membuat tiga orang penghuni barak di nomor empat mengalami luka bakar.

“Korban luka bakar itu merupakan satu keluarga, yakni Febrianur alias Evet (26), Norma (24), dan Tasya (2). Namun luka yang diderita tidak terlalu parah, hanya Evet yang tangan kanan dan sedikit wajahnya kena luka bakar,” ujar Surya, tetangga korban, Selasa (12/1/2016) malam.

Kebakaran tersebut bermula ketika penghuni barak nomor 5 pergi salat ke mushola yang tidak jauh dari tempat kejadian. Tiba-tiba tetangga korban mendengar ada bunyi ledakan yang cukup keras dari kamar nomor 5. Hanya berjarak beberapa menit, api langsung muncul dan cepat membakar kamar tersebut.

Warga sekitarpun langsung berusaha mematikan api itu namun tidak berhasil. Api pun menjalar ke kamar barak nomor 4 dan 6 yang berada di sampingnya. Penghuni barak yang berada di kamar nomor 4 pun terkena api tersebut, saat hendak menyelamatkan diri. Sehingga mereka langsung dilarikan ke RSUD Dr Murjani Sampit.

Api baru bisa dipadamkan setelah dua buah mobil pemadam kebakaran datang ke tempat kejadian. Sedangkan kebakaran tersebut diduga kuat karena kompor yang berbahan bakar minyak tanah meledak.

“Setelah dipadamkan, kami menemukan bangkai kompor di dapur kamar nomor lima. Kemungkinan besar api tersebut muncul karena terbakarnya kompor itu,” ucap Kepala Damkar, Sunardi.  (MH/B-12)