KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Komunitas Bahalap Guru Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Kapuas berkomitmen untuk mendukung kemajuan Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas utamanya, dan khususnya Program Sekolah Penggerak sebagai bagian dari kebijakan Merdeka Belajar menjadi kunci utama.

Di antaranya Komunitas Bahalap Guru Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Kapuas yang telah menjalin kolaborasi nyata dengan Sekolah Penggerak SDN 1 Sumber Alaska.

Kedua belah pihak telah menyepakati untuk melakukan kerja sama dalam Program Kolaborasi dalam rangka mengakselerasi sekolah untuk bergerak satu atau dua tahap lebih maju.

Koordinator Komunitas Bahalap Guru Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Kapuas, Made Pujangga mengatakan kegiatan nyata pertama adalah memenuhi undangan Kepala SDN 1 Sumber Alaska sebagai pemateri dalam kegiatan In House Training (IHT) Paradigma Pembelajaran Baru Kurikulum Merdeka yang sudah dilaksanakan, baru-baru ini.

"Komunitas Bahalap Guru Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Kapuas juga akan membantu Sekolah Penggerak SDN 1 Sumber Alaska terkait Pendampingan dan Dukungan Belajar terutama terkait lebih memperkuat Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM ) dan Platform Merdeka Mengajar (PMM)," katanya, Rabu 13 Juli 2022.

Made didampingi pengurus komunitas Guru Penggerak, Agustina Widya Astuti selaku Sekretaris, Anna Yulinda, Dame Sri Anni Gusti Lania Sihombing, Nurul Azizah, Lusia Pangestika, menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang luar biasa untuk Sekolah Penggerak SDN 1 Sumber Alaska yang telah berproses.

"Mampu melaksanakan IHT dengan paradigma baru berpihak pada murid tentu dengan mengedapankan prinsip merdeka belajar," ucapnya.

--page

Sementara Kepala Sekolah Penggerak SDN 1 Sumber Alaska, Suharni yang didampingi panitia IHT, Dewan Guru, menyampaikan terimakasih kepada Komunitas Bahalap Guru Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Kapuas yang telah bersedia menjadi nara sumber merdeka belajar IHT, diharapkannya agar kolaborasi ini terus berlanjut ke depan untuk pendidikan semakin baik.

"Kegiatan IHT ke depan diharapkan terjalinnya kerja sama strategis yang berkesinambungan untuk menyukseskan Program Sekolah Penggerak. Adapun ketentuan-ketentuan dan syarat yang lebih rinci kemudian akan dikomunikasikan lebih lanjut antara kedua belah pihak dari nota kesepahaman (MoU) ini," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)