TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Desa Turan Amis Leonardus yang juga bertanggung jawab atas pengelolaan Tempat Wisata Dam Turan Amis di Kecamatan Raren Batuah Kabupaten Barito Timur, membantah postingan di media sosial yang menyebut bahwa tempat wisata tersebut dimanfaatkan sebagai tempat berbuat sesuatu yang tidak layak.

"Tempat wisata ini kami jaga dari jam 9 pagi sampai jam jam 5.30 sore, malamnya juga selalu dijaga dan di pantau ssambil kami mancing," jelasnya kepada Borneonews, Rabu, 13 Juli 2022.

Selain pengelola Dam Turan Amis, lanjut Leonardus, petugas Linmas, Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga selalu memantau kondisi kamtibmas di wilayah Turan Amis.

Meski menganggap informasi dalam postingan tersebut salah, namun dia tetap berterima karena informasi tersebut menjadi bahan evaluasi dan kritik bagi pihaknya untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap masyarakat yang berkunjung ke tempat wisata itu.

"Kalau hal tersebut sampai terjadi berarti kami telah melakukan kelalaian namun saya meyakini bahwa informasi tersebut 98 persen salah," tegas Leonardus.

--page

Sebelumnya, sebuah postingan di grup Facebook BARITO TIMUR MEMBANGUN dengan nama akun yang disamarkan menjadi Peserta Grup memposting tulisan dengan bunyi: "Kayaknya untuk usaha taman butuh regulasi yg baik, harus layak sebagai taman. Kini tersebar kabar, kalau taman wisata desa Turan amis, dimanfaatkan sebagai tempat
berbuat sesuatu yg tak layak, walau ini hanya kabar tanpa bukti, karena kebanyakan dari kami malas mengambil bukti dari lokasi. Demi moral anak2 generasi penerus, saya harap ini bisa di tanggapi serius. Tak ada tujuan lain post ini dibuat hanya demi kabaikan & citra baik".

Meski demikian, dalam postingan tersebut tidak dijelaskan perbuatan yang tidak layak yang dimaksud. (BOLE MALO/B-5)