Kabar terungkapnya pelarian dr Rica cs, mengingatkan Yusuf, warga Pangkalan Bun, pada sepupunya, Agustinus Mujianto (36 tahun). Agus, bersama istrinya, Juariah (31), dan seorang anak balitanya, menghilang dari rumah me-reka di Dusun Tambak Rejo, Kelurahan Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, 20 Desember 2015.
Sampai sekarang mereka belum ditemukan. “Kecurigaan saya, menghilangnya sepupu saya di Yogyakarta diduga keras ada kaitannya dengan dr Rica yang tertangkap di Pangkalan Bun,” kata Yusuf, kepada Borneonews di rumahnya, Jalan Kawitan 81 Kelurahan Sidorejo, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Selasa (12/1/2016).
Menghilangnya mereka, menurut Yusuf, setelah Eko Purnomo -- pengikut ormas terlarang Gafatar yang membawa lari sepupunya, dr Rica -- sempat tinggal sekitar seminggu di rumah Agustinus. ‘’Itu dilaporkan oleh ibu kandung Agustinus kepada saya,” katanya.
Agustinus bekerja sebagai satpam di sebuah perumahan mewah di Yogyakarta. ‘’Setelah menghilang, dia SMS ke kakaknya, Margaret Suparmi (40), warga Desa Kapitan, kecamatan Kumai, Kobar, pada Senin (5/1/2016). Isinya: ‘saya mau kerja ke Jakarta’,” ungkap Yusuf.
Dia curiga, Agustinus ikut berada di Pangkalan Bun, terkait dengan kehadiran dr Rica cs di kota ini. ‘’Maka, saya pun tadi pagi telah melapor ke Polres Kobar tentang mengilangnya sepupu saya itu di Yogya,” ujar Yusuf.
(MW/B-1).








