SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Nanang Avianto meresmikan gedung baru Taman Kanak-Kanak (TK), Kemala Bhayangkari 18 Sampit, Rabu, 13 Juli 2022. 

"Alhamdulilah, gedung TK ini sudah selesai dibangun, dan ini merupakan bentuk kepedulian kami bagi anak bangsa demi sebuah pendidikan lebih baik lagi," ujar Nanang, Rabu, 13 Juli 2022. 

Tujuan dibangunnya gedung TK yang lebih representatif tersebut, sebagai langkah untuk mencetak generasi anak bangsa di Kotim, yang lebih berwawasan dan memiliki ilmu yang bermanfaat bagi daerah dan tentunya negara ini. 

"Saya sangat berterimakasih kepada Pemkab Kotim, dan juga perusahaan serta pihak Bank Plat Merah di Kotim, yang telah membantu mewujudkan pembangunan TK ini. Karena, tanpa mereka tidak terwujud pembangunan ini," kata Nanang. 

Sementara, penggagas pembangunan gedung TK Bhayangkari AKBP Abdoel Harris Jakin, yang juga mantan Kapolres Kotim mengatakan, pembangunan tersebut merupakan hasil dari pemikiran dan karya dirinya dan istri. 

--page

"Saya dan istri konsen masalah pendidikan, karena itu sudah janji saya dengan Allah, saat kami belum dikaruniai anak, setelah 5 tahun menikah," kata Jakin.

Dirinya bercerita, bahwa pembangunan gedung tersebut bermodal nekat saja. Karena tidak memiliki anggaran yang besar untuk mewujudkannya. 

Namun, bangunan itu berhasil diwujudkan, berkat bantuan dari Pemerintah Kotim melalui dana hibah sebesar Rp 1 miliar, para pengusaha perkebunan Rp 800 juta, dan CSR dari Bank BRI Rp 497 juta berupa bangunan ruang kelas. 

"Saya sangat berterimakasih kepada pihak tersebut, karena dapat mewujudkan bangunan yang representatif ini," terang Jakin.

Sementara itu, Bupati Kotim Halikinnor yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, TK Bhayangkari merupakan salah satu favorit orangtua di Sampit untuk menyekolahkan anaknya. 

--page

"TK ini merupakan favorit di Sampit karena itu kami memberikan bantuan dana hibah agar bangunan lebih representatif," ujar Halikinnor.

Halikin menyambut baik selesainya gedung baru tersebut. Sehingga para anak didik bisa kembali belajar dengan nyaman dan mendapatkan fasilitas yang sangat memadai, untuk sarana bermain sambil menuntut ilmu. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)