PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Perjudian online yang menyediakan berbagai jenis permainan dengan menjanjikan keuntungan sejumlah uang, semakin marak. Tak jarang aktivitas berjudi ini juga dimainkan anak-anak usia pelajar.

Hal ini mematik perhatian berbagai pihak, karena aktivitas berjudi memberikan dampak negatif hingga membuat kecanduan. Bahkan para pemain judi online bisa menghabiskan hingga puluhan juta untuk mencoba peruntungan.

"Pesan untuk orang tua supaya mengawasi aktivitas anak, cek HP mereka apakah ada aktivitas perjudian di dalamnya," kata Sekretaris Komisi A DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, Kamis 14 Juli 2022.

Selain memberikan dampak buruk pada psikologis anak, perjudian sudah jelas dilarang oleh pemerintah karena melanggar peraturan perundangan-undangan. Hal ini perlu menjadi perhatian orang tua agar anak-anak tidak terjerumus pada aktivitas negatif.

"Perjudian itu menjanjikan kemenangan, tapi kekalahan itu sudah pasti. Jadi sebaiknya jangan pernah mencoba. Sedangkan pesan saya untuk orang-orang yang masih bermain segera berhenti karena kemenangan terbesar adalah berhenti bermain," ujar Politisi PAN itu.

--page

Judi online saat ini memang sangat mudah diakses hanya dengan telepon genggam. Para pemain pun diberikan kemudahan untuk melakukan deposit dengan berbagai transaksi elektronik saat ini. (HENDRI/B-6)