PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, meminta pemerintah kabupaten kota agar dapat mensinkronisasikan kurikulum berbasis dunia kerja dalam pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia lokal.

"Perubahan yang cepat di dunia kerja sebagai akibat dari globalisasi dunia kerja dan revolusi teknologi menuntut evaluasi terhadap kompetensi dalam mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan terampil harus dijalankan dengan serius," katanya, Kamis 14 Juli 2022.

Menurutnya, pemerintah kabupaten dan kota perlu untuk melakukan evaluasi terhadap pola pendidikan, kurikulum pembelajaran, dan pembinaan terhadap sumber daya manusia agar dapat sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

"Kita harus yakin bahwa sumber daya manusia Kalimantan Tengah mampu untuk bersaing dengan daerah lainnya. Kita mampu untuk dapat mengambil peran dalam pembangunan bangsa dan negara. Untuk mewujudkan ini tentunya perlu kerja keras dan kerja nyata," jelasnya.

Pemerintah kabupaten dan kota dapat memberikan stimulus ekonomi kepada pelaku usaha potensial yang menjadi motor penggerak ekonomi, berupa keringanan bunga pinjaman serta stimulus keringanan pajak untuk mendorong peningkatan investasi.

--page

"Saya minta agar PT Bank Kalteng dapat mengefektifkan program-program kredit produktif. Karena Melalui program kredit produktif ini akan sangat membantu sekali terhadap percepatan program pemulihan ekonomi," ujarnya.

Dia juga mendorong agar peran serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baik itu melalui perusahaan daerah, koperasi, lembaga jasa keuangan dan lainnya dalam mengawal program pemulihan pemulihan ekonomi nasional dapat lebih dioptimalkan.

"Komunikasi dan sinergitas bersama unsur parlemen, pemerintah daerah, sektor dunia usaha, dan industri jasa keuangan harus terus ditingkatkan, untuk semakin mengefektifkan pelaksanaan program-program strategis di Kalimantan Tengah," tutupnya. (NOPRI/B-5)