BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah meminta kepada Pemko Palangka Raya agar dapat mengevaluasi keberadaan tanggul kanal yang ada di Kecamatan Sabangau tepatnya di Kelurahan Kalampangan dan Kameloh Baru.
Pasalnya, tanggul kanal yang ada itu selama ini tidak berfungsi dengan baik dan malah merugikan masyarakat petani di wilayah tersebut, sebab ketika hujan dengan intensitas tinggi tanggul itu meluber atau merendam serta merusak kebun sayur petani setempat.
"Saat melaksanakan reses perseorangan beberapa waktu lalu, saya menerima aspirasi dari masyarakat di wilayah itu terkait hal tersebut. Mereka minta pemko agar mengevaluasi keberadaan tanggul yang ada, karena warga merasa rugi jika kebun mereka terus terendam ketika hujan deras," ucapnya, Jumat, 15 Juli 2022.
Dia menjelaskan, kedua wilayah tersebut merupakan pusat perkebunan berbagai macam sayur-sayuran di Kota Palangka Raya, dan warga setempat juga mayoritas bekerja sebagai petani atau pekebun. Oleh karena itu, selayaknyalah jika aspirasi itu diperhatikan Pemko Palangka Raya.
Di sisi lain, jika memang pemko tidak dapat melakukan pembenahan segera, maka bisa dengan melakukan solusi lain seperti menyediakan mesin pompa untuk mengatur sirkulasi air ketika hujan dengan itensitas tinggi melanda wilayah tersebut.
--page
Dengan demikian dapat meminimalisir masuknya air ke daerah perkebunan masyarakat, sehingga kerusakan tidak terjadi. "Semoga saja aspirasi ini segera ditanggapi pemko, karena jika kebun masyarakat tertanggu dan kerap gagal panen maka akan berdampak pada kurangnya suplai sayur mayur khususnya di Kota Palangka Raya," pungkasnya. (DONNY D/B-5)









