UNTUK mengantisipasi munculnya penyakit pascabanjir, yakni diare dan penyakit kulit, Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat (Kobar) mengaku telah dan akan mendistribusikan obat-obatan yang diperlukan k esejumlah puskesmas.
Menurut Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kobar, Arif Susanto, obat-obatan tersebut sebagian telah didistribusikan ke Kecamatan Arut Utara (Aruta) sebagai antisipasi membludaknya pasien di puskesmas dengan keluhan gatal-gatal dan diare.
“Memang saat ini penyakit seperti diare dan penyakit kulit masih belum muncul. Kita menduga penyakit tersebut akan banyak dialami masyarakat pascabanjir. Sehingga obat-obatan untuk antisipasi penyakit tersebut menjadi prioritas kita. Walau demikian obat-obatan yang lain juga tidak ditinggalkan,” jelasnya.
Menurutnya, dua puskesmas di Kecamatan Aruta yaitu Pangkut dan Sambi telah mengambil stok obat-obatan secara langsung di Dinkes Kobar untuk berjaga-jaga.
”Besok (hari ini) Kamis (14/1/2015) rencananya tim dari Dinkes Kalteng akan langsung mendatangi lokasi banjir untuk melakukan pemantauan mengenai distribusi obat-obatan dan masalah kesehatan warga yang wilayahnya dilanda banjir,” jelasnya. (YD/B-7)


