ANGGOTA DPRD Pu­la­ng­ Pisau Jayadikar­ta­ mengimbau peme­­rin­tah daerah ha­rus selektif untuk menggunakan­ jasa rekanan atau kontraktor dalam melaksanakan proyek 2016.

Menurut dia, di masa persi­apan seperti ini dikatakan menjadi saat yang tepat bagi pe­merintah untuk bisa bela­jar­ dari tahun sebelumnya,­ terutama dalam seleksi reka­nan yang dinilai bekerja de­ng­an baik maupun tidak.
Politisi Nasdem ini mengha­rapkan profesionalisme SKPD untuk lebih objektif me­nilai kerja rekanan yang bi­sa bekerja dari sisi kualitas mau­pun komitmennya.

“Itu harus menjadi tolak ukur dalam mempercayakan me­reka bekerja,” ujarnya.

Dia berpesan khusus rekan­an yang pekerjaannya terkesan asal-asalan jangan diberi proyek lagi.

“Akan kelihatan bagus atau tidaknya rekanan itu dilihat dari hasil pekerjaannya yang su­dah dilaksanakan dan ten­tunya pihak dinas sangat ta­hu mengenai kondisi itu,” imbunya.

Dia mengingatkan agar di­nas untuk dalam memilih re­kanan, khususnya untuk pe­kerjaan fisik seperti jalan, jem­batan atau bangunan, ka­re­na harus dipastikan kua­litas pekerjaannya.

“Yang menjadi pertimbang­an jika pekerjaan mereka bi­sa bertahan lama dan dam­pak­nya terhadap penghemat­an anggaran daerah.” (B-6)