BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara harapkan masyarakat dapat bekerjasama dalam pengurangan aktivitas membakar untuk membuka lahan bertani atau berkebun.
"Jadi kita berharap, kerjasama antara pemerintah dan petani untuk melakukan intensifikasi ini agar mengurangi membakar lahan," ucap Wakil Bupati Sukamara, H Ahmadi, Sabtu, 16 Juli 2022.
Menurut dia, salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat untuk membuka lahan dengan tidak membakar adalah disiapkannya alat dan mesin pertanian atau alsintan yang ada di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sukamara.
"Di dinas kita sudah ada alsintan, sebenarnya semuanya sudah lengkap dan juga termasuk ada racun dan lain sebagainya, ini tinggal bagaimana kelompok petaninya sendiri," ujarnya.
Dia mengharapkan petani di Bumi Gawi Barinjam bisa seperti petani-petani yang ada di jawa dimana mereka benar-benar konsisten dengan polusi, tidak membakar dan lain sebagainya.
--page
"Kita harapkan petani bisa membuka lahan dengan cara itu dengan alsintan yang sudah kita siapkan," tuturnya.
Ahmadi menambahkan, bahwa saat ini pemerintah Kabupaten Sukamara belum menetapkan status darurat karhulta. (NORHASANAH/B-5)









