PETINJU terbaik Filipina Manny Pacquiao, bertekad memukul knockout (KO) lawannya, Timothy Bradley, pada pertarungan penutup ka­riernya, 9 April 2016.

“Saya akan berusaha menang KO pada per­tandingan itu. Saya tidak berkata sedang memprediksi pertarungan itu. Tetapi, saya akan berusaha melakukan yang terbaik, jadi orang-orang bisa menikmati pertarungan terakhir saya,” kata Pacquiao, seperti dilansir IBTimes, Selasa (12/1/2016).

Pada wawancara yang sama, Pacquiao me­­ngaku tidak mengkhawatirkan ancam­an Bradley. Petinju berjuluk Pac Man itu meng­kla­im telah mengetahui gaya petinju Amerika Se­rikat tersebut. Baginya, Bradley masih pe­tin­ju sama seperti yang dihadapinya dua kali sebelumnya. Padahal Bradley kini te­lah digembleng oleh pelatih anyar, Teddy Atlas.

Kombinasi Atlas dan Bradley menghasilkan ke­menangan KO sensasional di ronde kesem­bil­an kontra Brandon Rios, yang juga pernah di­hadapi Pac Man.

Saat pertarungan pertama melawan Bradley pada 2012, Pacquiao menelan kekalahan. Na­mun, dia mampu membalas dengan merebut kemenangan pada pertarungan kedua, pada dua tahun lalu. (Bola.com/B-3)