PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengamat Ekonomi Kalimantan Tengah, Fitria Husnatarina menilai langkah mitigasi Covid-19 penting dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Ia melihat kebijakan mewajibkan vaksinasi ketiga atau booster untuk pelaku perjalanan dalam negeri menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mitigasi tersebut.

"Jika pemerintah tidak melakukan langkah mitigasi yang berujung pada peningkatan kembali kasus Covid-19 secara signifikan, justru akan mempengaruhi aktivitas ekonomi," sebut dia.

Lebih parahnya imbas ke perekonomian jika sampai dilakukan pembatasan-pembatasan seperti yang telah dilakukan sebelumnya.

Dosen Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya ini melihat secara persentase kesadaran masyarakat terutama para pelaku usaha terhadap vaksinasi baik dosis lengkap atau pun booster cukup tinggi.

Dengan begitu, adanya kebijakan pemerintah tersebut tidak akan berpengaruh banyak, apalagi sampai mengahambat alur distribusi barang.

“Menurut saya pemerintah tetap pada proporsi kebijakan sekarang. Artinya lini kesehatan tidak terlalu longgar tapi tetap bisa meyakinkan bahwa kebijakan ini tidak berdampak," ungkapnya. (HERMAWAN DP/B-11)