BANJARBARU - Kinerja manejemen Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin menunjukkan tren yang positif. Sepanjang tahun 2015 lalu, bandara berstatus internasional ini membukukan profit sebesar Rp15 miliar. Angka tersebut bahkan melampaui target yang sebelumnya dipatok Rp13 miliar.
“Kami bersyukur dapat meraih keuntungan dan melampaui target pendapatan,” cetus General Manager Bandar udara Syamsudin Noor Handy Heryudhitiawan, di Banjarbaru, Selasa (12/1/2016).
Handy mengungkapkan, sebagian besar keuntungan tersebut datang dari hasil sewa toko di lingkungan bandara, jasa pelayanan penumpang hingga sewa apron bagi pesawat yang menginap.
“Seluruh potensi pendapatan di lingkungan bandara kami maksimalkan sehingga walau berat, kami berhasil memberikan kontribusi yang positif bagi perusahaan,” paparnya bangga.
Menurut dia, seiring perkembangan yang menuntut peningkatan kualitas pelayanan, PT Angkasa Pura I yang membawahi Bandara Syamsudin Noor membenahi sarana prasarana. Ia menyebutkan, kegiatan yang terus dilaksanakan adalah pembangunan terminal kedatangan sementara sambil menunggu pengembangan bandara yang segera dilaksanakan.
“Tujuan pembangunan terminal kedatangan sementara untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada penumpang sehingga merasa nyaman di lingkungan bandara,” ungkapnya.
Menurut dia, operasional terminal kedatangan sementara ditarget selesai akhir Januari sehingga bisa melayani para penumpang. (ANT/B-12)








