TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur Panahan Moetar mengajak seluruh masyarakat Barito Timur mewaspadai serta mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan atau karhutla maupun banjir.

Hal tersebut disampaikan Panahan saat menghadiri apel kesiapsiagaan personel maupun sarana-prasarana penanganan bencana karhutla maupun banjir yang digelar oleh Polres Barito Timur, Senin, 18 Juli 2022.

"Kami berharap masyarakat Barito Timur untuk bisa tetap bersama-sama menjaga walaupun kadang karena tuntutan kebutuhan hidup terutama dalam menggunakan lahan, namun dengan kearifan lokal karhutlah bisa dicegah," ujarnya.

"Intinya harus bertanggung jawab saat melakukan kegiatan pembukaan lahan sehingga tidak menyebabkan bencana karhutla maupun bencana banjir," lanjut Panahan.

Dengan bantuan sarana penanganan kebencanaan yang diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB pada 2022, akan menambah kelengkapan penanggulangan bencana.

Bantuan yang diterima berupa 1 unit mobil rescue, 2 unit sepeda motor trail, 1 unit flexible tank kapasitas 5.000 galon, 4 unit pompa karhutla fighter serta 32 unit masker tahan api.

"Tinggal nanti kita mempersiapkan personel kita agar mereka nanti melaksanakan tugas mereka dengan baik," kata Panahan.

--page

Meski prediksi kemarau dari BMKG hanya sekitar 3 Bulan yakni Juni hingga Agustus, namun Sekda mengingatkan seluruh pemangku kepentingan di Barito timur agar tidak lengah.

"Kalau kita lengah sedikit saja bisa berakibat fatal," tegas pria yang juga menjabat Sekretaris Daerah Barito Timur ini.

Apel kesiapsiagaan personel maupun sarana-prasarana penanganan bencana karhutla maupun banjir yang dipimpin Wakapolres Barito Timur Kompol Zulyanto L Kramajaya tersebut diikuti oleh personel TNI, Polri, BPBD Damkar dan relawan. (BOLE MALO/B-6)