BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Jaya S Monong melalui Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) setempat Esra menjabarkan terkait tindak lanjut dari penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Universitas Kristen Maranatha Bandung.
"Secepatnya kita akan melakukan pelatihan pada guru BK terkait bimbingan konseling, manajemen kelas, kualitas pembelajaran dan bagaimana menangani anak-anak yang bermasalah,"ujarnya.
Esra menjelaskan perlunya pelatihan para guru terkait bimbingan konseling salah satunya berdasarkan asesmen 2021 dari warga sekolah, bahwa anak-anak perlu waspada terkait pergaulan menyimpang seperti narkoba, pergaulan bebas, kekerasan dan lainnya.
Dengan adanya pelatihan untuk guru BK diharapkan para peserta didik bisa mendapatkan bimbingan konseling dan menghindari pergaulan yang menyimpang.
Penjelasan lebih lanjut, nantinya diharapkan para guru BK ini bisa sesering mungkin berkomunikasi dengan peserta didik tidak hanya saat ada masalah saja. Sehingga jika sering berkomunikasi, seorang guru akan tahu apa yang dibutuhkan oleh siswa guna mencegah perilaku menyimpang dari peserta didiknya.
"Untuk hal itu, kita bekerja sama dengan fakultas psikologi Universitas Kristen Maranatha. Dalam waktu dekat ini semoga pihak Universitas Kristen Maranatha sudah bisa mengirimkan draft kesepakatan itu," jelas Esra.
Esra mengatakan sebagai permulaan yang akan diberi pelatihan yakni guru BK di Kecamatan Kurun, Tewah dan Sepang secara daring dengan pihak Universitas Kristen Maranatha. Selanjutnya pihaknya akan memilih guru-guru BK dari pelatihan tersebut untuk menjadi pembicara terkait bimbingan konseling pada guru-guru lain.
Kepala Disdikpora itu tidak menyebutkan kapan waktu akan dilaksanakannya pelatihan tersebut namun segera akan dilaksanakan.
--page
Tidak hanya terkait bimbingan konseling, rencananya juga akan digelar pelatihan untuk para guru terkait penggunaan IT agar mereka bisa terus mengembangkan dirinya.
"Harapannya guru-guru di Kabupaten Gunung Mas bisa merubah pola pikir demi pendidikan di wilayah setempat yang lebih baik dan maju," tukas Esra.
Selain itu, tindak lanjut dari MoU dengan Universitas Kristen Maranatha yakni, pihaknya akan memfasilitasi bagi siapa saja anak muda yang akan meneruskan kuliahnya ke Universitas tersebut. (RISKA YULYANA/B-6)









