BORNEONEWS, Palangka Raya - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito meminta pemerintah pusat sampai ke daerah, termasuk masyarakat untuk segera mengantisipasi perkembangan Covid-19, karena kenaikan kasus positif dapat berdampak pada naiknya kasus aktif hingga positivity rate.
“Adanya kenaikan kasus positif dan kasus aktif ini perlu kita waspadai segera. Sebab, itu artinya tingkat penularan di tengah masyarakat mulai meningkat,” kata Wiku.
Wiku mengingatkan dengan beraktivitasnya kembali kegiatan masyarakat, setiap individu harus ikut bertanggung jawab mencegah penularan.
Ia mengatakan, kenaikan kasus positif saat ini, peningkatannya mencapai 6x lipat jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya di 2022.
Hal tersebut juga berdampak pada angka positivity rate mingguan. Pada pekan kedua di bulan Juli, angkanya mencapai 5,12 persen, yang mana angka tersebut sudah melewati standar WHO yaitu 5 persen.
“Meski demikian masih ada kabar baiknya, yakni kasus kematian harian tidak mengalami kenaikan signifikan. Untuk menjaga hal ini, penting bagi masyarakat untuk melakukan vaksin booster, karena dapat melindungi kita semua agar tetap sehat dan terhindar dari keparahan,” pungkasnya.
Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Senin 18 Juli 2022, kasus konfirmasi Covid-19 bertambah enam kasus, diantaranya Palangka Raya lima kasus dan Barito Selatan satu kasus.
--page
Pasien sembuh bertambah 21 orang, yakni Palangka Raya 12 orang, Barito Timur empat orang, Katingan tiga orang, Gunung Mas satu orang, dan Barito Selatan satu orang. Sedangkan, jumlah pasien meninggal dunia tidak mengalami penambahan. (HERMAWAN DP/B-6)








